Sabtu, 01 Agustus 2009
Mungkin di antara kita ada yang bingung bagaimana memilih baju dress kerja dari fashion store atau dress local kerja dari butik busana yang sesuai. Kita bisa saja mengikuti model busana di butik fashion dari fashion store yang berkembang tetapi harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi. Dengan tips berikut, kita bisa mengikuti trend fashion busana dari butik busana sambil tetap tampil percaya diri di tempat kerja, seperti dress Korea.
1. Blazer, Blus, dan Rok/celana panjang serta baju Korea dari butik fashion adalah koleksi fashion busana kerja yang harus dimiliki.
o Pilih warna-warna dress Korea netral untuk mempermudah memadu-padankan sehingga tidak nampak membosankan.
o Pilih kualitas jahitan baju Korea yang baik.
o Untuk memberi kesan feminin, pilihlah rok A-line dengan warna netral agar mudah dipadankan dengan pilihan baju dress yang lain.
o Untuk memberi kesan maskulin, contoh: pilihlah setelan dress local blazer dari celana abu-abu dengan blus motif bunga aksen renda.
o Untuk memberi kesan preppy gilrl, contoh: padankan rok hitam A-line dengan kemeja putih dan sweater merah marun. Pilihan lain, cardigan oranye, tank top, dan celana abu-abu.
2. Busana kerja untuk tubuh besar:
o Pilih rok yang berpotongan lurus 7/8 dengan belahan di bagian belakang atau pada salah satu sisinya untuk menyembunyikan bagian paha dan betis yang cenderung besar
o Hindari blus yang terlalu ketat, pilihlah blus dan kemeja dengan ukuran yang sesuai.
3. Busana kerja untuk tubuh mungil:
o Pilihlah rok yang berpotongan sepan dengan bahan yang cukup tebal di atas lutut atau pas di lutut untuk menambah volume tubuh dan meninggikan siluet tubuh.
o Sebaiknya gunakan warna-warna solid dan tidak disertai gambar atau motif apapun untuk memberi kesan luas untuk memperbesar siluet tubuh.
http://saricookies.net/
Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action
Sabtu, 04 April 2009
PERMAINAN warna model baju yang cerah, teknik jahit lipit fashion terbaru, dan taburan payet serta batu untuk koleksi fashion adalah tawaran para perancang senior dari divisi privat Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia, di Hotel Shangri-La Jakarta, Sabtu (24/1).
DIVISI privat yang dimaksud di sini adalah bagian dari organisasi ini yang para perancang anggotanya menyediakan jasa pembuatan fashion baju yang dibuat secara khusus untuk satu per satu pelanggan.
"Selama ini, perancang Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) hanya dikenal sebagai perancang model fashion dan pengusaha baju fashion siap pakai. Kenyataannya, mereka sering menerima pesanan untuk pemakaian pribadi. Daripada tidak ada wadahnya, lebih baik APPMI membuka satu divisi," jelas Musa Widyatmodjo, Ketua APPMI, dalam pidato pembukaan pergelaran koleksi baju tersebut.
Dengan diresmikannya divisi ini, maka APPMI memiliki empat divisi, yakni divisi busana muslim, divisi siap pakai, divisi ekspor, dan divisi privat. "Semua model baju di divisi privat memakai bahan baju fashion yang berkualitas dan rancangan trend fashion yang prima. Semua baju terbaru dikerjakan hanya berdasarkan pesanan fashion terbaru saja. Kami tidak membuat pola model fashion dan seluruh fashion baju diukur langsung ke tubuh fashion model," kata Musa menjelaskan.
Pergelaran baju terbaru yang juga dipakai untuk memasarkan apartemen Bellezza di kawasan Jakarta Selatan itu mengambil tema "Fashion Tendance De Luxe, The Bellezza Lifestyle 2004". Pada kesempatan itu, sembilan perancang APPMI menampilkan karya trend fashion mereka, masing-masing dengan delapan koleksi baju terbaru.
TAMPAK kesembilan perancang koleksi fashion saling adu karya terbaik, namun tidak semua rancangan fashion model yang dipamerkan memiliki daya pakai dan daya jual.
Dilihat dari sisi yang positif, apa yang dikerjakan kesembilan perancang ini dengan menampilkan koleksi yang terpisah antara rancangan siap pakai dan rancangan khusus-bila konsisten dilakukan-akan memperkaya pilihan yang bisa diambil penggemar mode di sini. Membuat dua koleksi yang berbeda memerlukan kerja lebih keras dan disiplin baja. Mudah-mudahan pergelaran ini bukan sekadar pergelaran "perkenalan" yang tidak ada kelanjutannya, kesinambungan yang sebetulnya menjadi tuntutan industri mode. (ARN/NMP)
http://www2.kompas.com
Untuk informasi lebih lanjut, silahkan lihat di Koleksi Baju - Baju Fashion - Fashion Model - Model Baju - Baju Terbaru - Fashion Terbaru - Trend Fashion - Koleksi Fashion - Fashion Baju - Model Fashion dan Koleksi Baju & Baju Fashion : Model Baju Terbaru & Fashion Terbaru - Trend Fashion dui 88db.com