Sabtu, 11 Juli 2009
Seorang arsitek rumah tentunya sudah di bekali dengan pendidikan, dimana seorang arsitek konsultan harus bisa menjelaskan dengan sejelas jelasnya tentang sebuah desain arsitektur yang di buatnya, alasan alasan mengapa disain arsitektur rumahnya seperti itu? Dan bagaimana mewujudkan desain arsitektur tersebut, apa resiko – resiko dari disain arsitektur rumah tersebut dan alasan – alasan lain yang telah di pikirkan arsitektur konsultan sebelumnya.
Dalam mengerjakan tugasnya seorang jasa arsitek sering di hadapkan oleh berbagai alasan orang memakai jasa si konsultan arsitektur tersebut, dan konsultan desain arsitek rumah tersebut harus membuat hasil karya berdasarkan kondisi awal dari pemberi tugas, misalnya, seorang yang tidak ada masalah dengan biaya, maka biasanya konsultan rumah berangkat membuat Rumah dari disain, tidak ada batasan mengenai biaya, yang penting disain dari si konsultan arsitek sesuai dengan yang di inginkan.
Tapi berbeda ketika jasa arsitek di hadapkan oleh pemberi tugas, dimana pemberi tugas memakai jasa arsitektur konsultan berangkat dari buget yang tersedia, atau keterbatasan dana, maka konsultan arsitektur tersebut harus bisa memberikan solusi yang tepat agar impian pemberi tugas tetap bisa terwujud, walaupun dengan konsekwensi konsekwensi tertentu.
Seorang konsultan desain justru akan memberikan gambaran yang sejelas – jelasnya tentang disain dan biaya yang akan dikeluarkan nanti, justru dengan memakai jasa konsultan rumah kita sebisa mungkin menghindari pekerjaan pekerjaan yang nantinya akan menimbulkan pemborosan, bongkar pasang akibat dari perencanaan yang kurang matang sebelumnya, yang jika di bandingkan dengan jasa yang harus di bayar untuk seorang arsitek konsultan justru lebih besar, belum lagi hasil disain yang mungkin kita tidak puas.
Dengan memakai jasa seorang konsultan arsitek, maka kita bisa melihat hasil akhir dari disain dengan bantuan sketsa – sketsa disain atau karena kemajuan teknologi saat ini, kita bisa juga melihat hasil akhir dari disain persis seperti aslinya dengan bantuan animasi komputer.
http://rumah.blogdetik.com/
Untuk informasi lebih lanjut, silahkan lihat di Arsitektur Rumah | Desain Arsitektur | Jasa Arsitek | Arsitek Rumah | Arsitektur Konsultan | Konsultan Arsitektur | Konsultan Desain | konsultan Rumah | Arsitek Konsultan | Konsultan Arsitek dan Arsitektur Rumah&Desain Arsitektur : Jasa Arsitek Rumah&Arsitektur Konsultan Kemayoran Jakarta di 88db.com
Sabtu, 23 Mei 2009
Memang pemahan ini sering rancu, karena umumnya sebagian masyarakat kita menggunakan jasa arsitek atau memahami dunia desain arsitektur sebatas arsitektur rumah tinggal. Wajar saja, karena rumah memang kebutuhan dasar.
1. Konsultan arsitektur atau konsultan desain. Tugas arsitektur konsultan membuat draft perencanaan. Baik berupa gambar, perhitungan biaya, perhitungan struktur dan lain-lain yang bersifat perencanaan dalam suatu project. Jika project konsultan rumah besar maka ada beberapa orang dengan disiplin ilmu yang berbeda seperti arsitek rumah, sipil, ME (mekanikal elektrikal), interior dll.
2. Arsitektur rumah. Ia sebenarnya nama dari salah satu bidang ilmu teknik. Mungkin yang dimaksud arsitek rumah. Nah, jika jasa arsitek, ia adalah orang yang berperan membuat desain arsitektur jika ia berada pada posisi arsitek konsultan. Jika ia berada pada posisi kontraktor maka ia bertugas melaksanakan konsultan desain yang sudah dibuat oleh konsultan arsitek. jika ia berada pada konsultan arsitektur pengawas ia bertugas mengawasi pekerjaan kontraktor agar sesuai dengan disain perencanaan.
3. Pengawas. Seperti yang sudah dijelaskan pada point 2, ia bertugas mengawasi pekerjaan arsitektur konsultan yang ada. Bentuk pengawasannya mulai dari tingkat kerapihan finishing, kualitas material yang digunakan konsultan rumah hingga bobot prestasi pekerjaan arsitek konsultan. Artinya apakah sesuai atau tidak hasil pekerjaan di lapangan dengan uang yang sudah masuk. Jika ada yang tidak sesuai ia berhak menegur kontraktor atau bahkan membongkar pekerjaan yang sudah ada. Untuk itulah pengawas mempunyai wewenang menjadi pimpinan rapat dalam rapat berkala selama proyek berlangsung.
4. Mandor. Ia adalah kepala tukang yang membawahi belasan, puluhan hingga ratusan tukang dan kenek. Jika menggunakan sistem borongan maka ia adalah orang yang membayar gaji harian atau mingguan tukang yang ditagih ke kontraktor sebagai pelaksana.
5. Tukang. Ia adalah pekerja atau buruh kasar yang pekerjaannya adalah membangun rumah atau bangunan. Keahliannya juga berbeda-beda. mulai dari tukang batu, tukang kayu, tukang finishing hingga tukang listrik. Dibawahnya tukang adalah kenek. Tugasnya adalah membantu pekerjaan tukang.
Memang cukup ‘njelimet’ dan ‘riweh’. Karena jika proyeknya besar, hal ini akan mengatasi kecurangan di lapangan atau juga akan memudahkan pekerjaan. Karena setiap unit kerja yang ada dikerjakan oleh orang-orang yang ahli. Namun untuk pekerjaan rumah tinggal keadaan ini dapat lebih disederhanakan. Karena tingkat kesulitannya rendah. Nilai proyeknya juga tidak terlalu besar. Atau jika ingin tetap dibuat sedemikian rupa maka owner harus mengeluarkan biaya ekstra untuk memecah tim menjadi perencana konsultan arsitek - kontraktor - pengawas. Tinggal tergantung kesiapan dananya saja.
http://bangun-renovasi-rumah.com/
Untuk informasi lebih lanjut, silahkan lihat di Arsitektur Rumah | Desain Arsitektur | Jasa Arsitek | Arsitek Rumah | Arsitektur Konsultan | Konsultan Arsitektur | Konsultan Desain | konsultan Rumah | Arsitek Konsultan | Konsultan Arsitek dan Arsitektur Rumah&Desain Arsitektur : Jasa Arsitek Rumah&Arsitektur Konsultan Kemayoran Jakarta di 88db.com