Sabtu, 04 Juli 2009
Teh hitam menurunkan resiko mutasi sel yang dipicu oleh senyawa karsinogenik benzo[a] pyrene dalam yang dihasilkan asap minuman teh dari arang minuman teh hitam (Food and Chemical Toxicology, April 2005)., Polifenol dalam minuman teh kesehatan mampu menghambat aktivitas enzim aromate sehingga menghambat sel kanker payudara yang resiten pada terapi hormone (European Journal of Cancer, Sept 2004).
Studi epidemologi teh mengindikasi bahwa konsumsi minuman teh hitam menurunkan resiko kejadian penyakit kardiovaskular (The American Journal of Cardiology, June 2004) Konsumsi teh hitam outea dapat memperbaiki kerusakan endothelium pada pasien penyakit jantung koroner (Free radical Biology and Medicine, February 2005) Penelitian di Arab menunjukkan bahwa wanita yang minum teh hitam kesehatan lebih dari 6 gelas teh hitam outea sehari memiliki kadar kolesterol dalam darah lebih rendah dibanding yang tidak minum minuman teh (Nutrition Research, Nov, 2003) Penelitian teh hitam kesehatan terhadap penduduk Moskow menunjukkan bahwa konsumsi minuman teh hitam menurunkan resiko terjadinya kanker rectum (Annals of Epidemology, July 2003).
Teh hitam mencegah perubahan kemampuan antioksidan yang disebabkan oleh alcohol terutama pada liver. Teh kesehatan potensial melindungi kerusakan liver pada alkoholik (Food and Chemical Toxicology, Des.2004)
http://javanesseherbal.blogspot.com/
Untuk informasi lebih lanjut, silahkan lihat di Teh Hitam - Teh Kesehatan - Minuman Teh Hitam - Teh Hitam Outea - Teh Hitam Kesehatan - Minuman Teh - Minuman - Teh dan Teh Kesehatan: Minuman Teh Hitam Outea & Teh Hitam Kesehatan Outea Jawa Tengah di 88db.com
Sabtu, 18 April 2009
Menjaga stamina dan kesehatan selama bulan Puasa selalu dikaitkan dengan mengonsumsi makanan suplemen. Padahal, jika pola makan kita sudah seimbang, suplemen kesehatan tidak lagi diperlukan. Berbagai produk obat suplemen mulai gencar dipromosikan sebelum bulan Puasa tiba. Untuk menarik pembeli, khasiat dari makanan suplemen ini sering dipromosikan secara berlebihan. Bukan hanya mampu mencegah berbagai penyakit, suplemen kesehatan yang sebenarnya adalah produk untuk memelihara kesehatan juga diklaim mampu mengobati berbagai macam penyakit.
Vivi (38), seorang ibu rumah tangga, sudah lama menderita diabetes. Karena bosan berobat ke dokter dan takut pada efek samping obat-obat kimia yang diolah di pabrik, Vivi menghentikan pengobatannya dan beralih ke obat suplemen yang ditawarkan seorang teman. "Setelah minum makanan kesehatan (dia menyebut nama produk), rasa nyeri di telapak kaki saya hilang. Gula darah saya juga tidak pernah tinggi lagi," ungkap Vivi berpromosi.
Bisnis nutrisi makanan sudah lama menggejala di Tanah Air. Berbagai produk suplemen makanan kesehatan yang diimpor dari negara-negara seperti Amerika, China, bahkan Arab bukan hanya dijual di toko, tetapi juga dijual langsung dengan cara pemasaran bertingkat (multilevel marketing/MLM). Produk nutrisi makanan yang ditawarkan sebagian besar berasal dari bahan alam seperti ekstrak bayam, minyak ikan, ekstrak bunga tertentu, bahkan ada juga kolostrum sapi yang dipercaya bisa menambah kekebalan tubuh pada manusia. Karena produk yang ditawarkan harus diimpor, jangan heran jika harganya mencapai ratusan ribu rupiah per kemasan.
Demi menggaet pelanggan, para pelaku bisnis ini tidak segan-segan memunculkan kesaksian sejumlah pasien. Pasien yang tentu saja sudah menjadi anggota jaringan bisnis ini lalu mengaku berhasil sembuh atau terhindar dari komplikasi penyakit yang dideritanya setelah mengonsumsi produk suplemen terus-menerus.
Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Kosmetik, dan Produk Komplemen Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Ruslan Aspan menegaskan, suplemen makanan berfungsi untuk memelihara kesehatan, bukan obat yang bisa menyembuhkan. "Suplemen tidak boleh diklaim mampu mencegah atau menyembuhkan penyakit tertentu. Suplemen hanya bisa mengurangi risiko terjadinya sesuatu akibat penyakit tersebut, bukan mengobati penyakitnya," tegas Ruslan.
Ruslan menambahkan, membujuk seseorang untuk membeli produk suplemen dengan cara membuat kesaksian-kesaksian adalah pelanggaran. Namun, BPOM kesulitan mengawasi praktik semacam itu karena cara penjualan pada MLM lebih tertutup.
http://www2.kompas.com/
Untuk informasi lebih lanjut, silahkan lihat di Makanan Suplemen - Makanan Kesehatan - Suplemen Kesehatan - Nutrisi Makanan - Obat Suplemen dan Makanan Suplemen-Suplemen Kesehatan: Nutrisi Makanan-Obat Suplemen di 88db.com