Sabtu, 01 Agustus 2009

Sejarah tentang perkembangan paintball fun dimulai dari aktivitas paintball fun games pertama hingga sekarang yang sudah masuk ke Indonesia. Permainan perang-perangan (wargame) yang dipopulerkan di Amerika sebenarnya bermula di tahun 1970, dimana James Hale dari Daisy Manufacturing, membuat alat pertama yang melontarkan bola cat (paintball). Pada saat itu, alat ini digunakan untuk menandai (marking) pohon & ternak. Dengan sedikit improvisasi, beberapa orang mulai menggunakan alat paintball fun games ini sebagai sarana main perang-perangan (wargame) sebagai salah satu rekreasi fun games di peternakan.

Permainan antar tim pertama dilakukan di Amerika bulan May 1981 walaupun di beberapa negara bagian di Amerika masih mempertanyakan legalitas marker paintball games. Seperti di New Jersey misalnya, baru di tahun 1988 marker paintball games multiplayer dinyatakan bukan senjata api oleh pemerintah setempat setelah diadakan uji coba di lapangan tembak polisi dan disaksikan oleh hakim.

Paintball multiplayer
terus berkembang dan mulai banyak lapangan paintball gun yang dibuka untuk umum. Paintball game juga mulai merambat ke Negara-negara Eropa seperti Inggris, Perancis dan Denmark. Untuk membedakan antara paintball gun game dan senjata api, maka secara internasional, disebutlah senjata paintball sebagai “marker”

Pada tahun 1992 terbentuklah NPPL (National Professional Paintball League) yang menyelenggarakan NPPL Pro-Am Series di Negara-negara bagian Amerika. Alhasil, paintball game multiplayer mulai dikategorikan sebagai olah raga, bukan sarana rekreasi lagi. Dengan perkembangan paintball funl yang makin pesat, terbentuklah turnamen-turnamen paintball games yang lain seperti Millenium series, X-ball, dll.

Menurut Superstudy® survey, di tahun 2002, paintball fun games sudah termasuk olah raga terpopuler urutan ke 3. Semakin banyaknya peminat olah raga ini, unsur keselamatan pemain paintball multiplayer juga makin diperhatikan. Paintball games multiplayer juga menempati urutan ke 3 di extreme sports ranking setelah skateboard dan wallclimbing.

Perkembangan pesat paintball gun bisa dirasakan setelah paintball game mulai meninggalkan karakter militernya. Memang disaat paintball gun game dimulai, kegiatan ini selalu beriringan dengan tentara, baju loreng, dan kriteria-kriteria army look yang lain. Hasilnya, kegiatan ini hanya diikuti oleh orang-orang berbadan kekar dan maskulin saja.

Disaat paintball game multiplayer mulai bergeser kearah olah raga, semakin banyak penggemar kegiatan tersebut. Mulai banyak anak-anak muda dan wanita yang mulai ikut serta karena unsur “machoman” mulai menghilang. Perlengkapan paintball pun mulai menggunakan warna-warna cerah seperti biru, merah dan kuning. Seni bermain pun berubah dari mengendap-endap ala tentara menjadi lari sambil menembak. Semakin lama paintball semakin enak untuk dilihat karena sudah tidak diadakan di hutan-hutan yang bernyamuk dan berpohon, tetapi diadakan di hamparan rumput hijau yang dikombinasikan dengan bunker beraneka bentuk dan warna, dan mudah dinonton seperti sepak bola.

http://jelajahorganizer.blogspot.com/

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action

0 komentar: