Sabtu, 25 Juli 2009
Beberapa client kami sering menanyakan mana yang lebih penting paket pernikahan fotografer atau paket pernikahan videographer. Bagi kami, keduanya sama-sama penting karena sama-sama mendokumentasikan momen special pernikahan Batak Anda, hanya saja dengan cara berbeda. Perbedaan besar yang sangat nyata, Foto pernikahan adalah sebuah gambar dalam film sedangkan Video paket pernikahan Batak adalah gambar bergerak dalam layar.
Akan tetapi perbedaan yang tidak terlalu terlihat adalah bagaimana interaksi kedua media tersebut terhadap Anda. Biasanya seorang fotographer akan mengarahkan
Apabila Anda ingin menggunakan paket pernikahan Batak keduanya, sebaiknya kedua pihak tersebut bertemu dan membahas acara yang akan diliput supaya mereka dapat berkerja sama sehingga menghasilkan hasil yang mengesankan. Keduanya haruslah seorang yang professional dan kreatif yang dapat memberi memori terbaik bagi Anda.
Tetapi ketika budget wedding Anda mulai naik, beberapa memilih salah satunya. Sedikit tips bagi Anda yang tetap menginginkan keduanya tetapi masih memenuhi budget. Apabila Anda memilih video, jangan memilih paket foto yang tidak sesuai dengan budget Anda. Jangan sungkan meminta penyesuaian atas paket penawaran foto pernikahan mereka. Tetapi apabila album paket foto adalah prioritas Anda, pilihlah paket foto standard yang setidaknya mengabadikan hari H Anda.
http://raviolieo.com/
Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action
Sabtu, 11 April 2009
Menjadi seorang fotografer wedding mungkin salah satu profesi yang kita idam-idamkan karena dituntut untuk mendapatkan sebuah hasil photo wedding yang tentunya enak dipandang mata wedding photographer dan membuat siapapun yang melihatnya berdecak kagum. Fotografer Wedding menjadi mata kuliah yang diajarkan dalam dua semester yang terdiri atas wedding fotografer I dan fotografi II. Di sini, kita nggak hanya diajarkan cara menggunakan kamera dan teknik pengambilan gambar yang bagus, tapi juga komposisi yang mendukung bagus tidaknya hasil foto pernikahan tadi.
Modal seorang photographer wedding tentunya adalah kamera. Kamera yang digunakan bisa bermacam model dan bentuknya. Apalagi dengan perkembangan zaman seperti saat ini, merk kamera semakin banyak yang menawarkan fasilitas pendukung kualitas hasil photo pre wedding.
Selain kamera, tentunya adalah alat indera kita sendiri yaitu mata. Bagus tidaknya foto pra wedding yang dihasilkan dapat bergantung dari pandangan mata seorang photographer pre wedding atau bisa disebut dengan angle pre wedding photographer. Sebuah objek yang terlihat biasa akan kelihatan sangat mengagumkan dalam foto pernikahan, apalagi dengan didukung kejelian mata wedding fotografer ditambah komposisi pembidikan sebuah objek.
Tanpa kita sadari, sebenarnya kita udah mulai belajar menjadi wedding photographer. Kenapa? Ya, kebanyakan dari kita pasti memiliki handphone yang memiliki kamera yang kerap digunakan buat foto diri sendiri, teman atau apapun.
Bisa kita bilang model belajar yang seperti itu adalah otodidak atau belajar sendiri tanpa bimbingan seorang ahli. Tapi kalo belajar pre wedding photographer layaknya kita belajar di bangku sekolah?
Selain diajarkan teknik dan komposisi photo pre wedding, kita juga diajarkan foto pra wedding jurnalistik yang memiliki nilai berita. Kenapa?
Mereka terlihat bergantian memotret aksi demo yang dilakukan sekumpulan masyarakat dan mahasiswa. Saat ditanya, ternyata mereka didampingi photographer wedding senior dari Harian Waspada, Surya Efendi. Ketiga mahasiswa tingkat tujuh ini terlihat sangat menekuni tugas mereka dan beberapa kali memperlihatkan hasil jepretannya kepada sang photographer pre wedding untuk dimintai komentarnya.
"Kami menjadi lebih berani tampil di depan orang ramai untuk foto. Memang menjadi jurnalis sangat berat, tapi dalam kondisi yang menuntut kita aktif, rasa berat dan susah tadi ilang gitu aja karena yang kami tahu hanya gimana caranya mendapat foto yang bernilai berita," tambah Cut yang diiyakan kedua rekannya.
Intinya, ujar ketiga mahasiswa tersebut, belajar fotografi sangat menyenangkan. Makanya, belajar fotografi mulai dari sekarang. Pake kamera apapun, ok-ok aja! Kalo nggak ada, pinjam dulu juga nggak apa-apa. Yang penting niat dan punya good feeling. (tea) (aa)
www.waspada.co.id/
Untuk informasi lebih lanjut, silahkan lihat di Fotografer Wedding ~ Photographer Wedding ~ Photographer Pre Wedding ~ Photo Pre Wedding ~ Foto Pra Wedding ~ Photo Wedding ~ Foto Pernikahan ~ Wedding Fotografer ~ Wedding Photographer ~ Pre Wedding Photographer dan Fotografer&Photographer Wedding:Photo Pre Wedding-Foto Pra Wedding Jakarta di 88db.com
Sabtu, 04 April 2009
Tentu sebagai fotografer wedding harus mengetahui etika yang menunjukan bahwa dirinya adalah photographer wedding profesional.
- pre wedding photographer hadir pada technical meeting / rapat panitia. Sampaikan daftar yang diperlukan untuk foto. Misal : ruangan untuk foto studio, daya listrik, letak stop kontak, dll. Koordinasi yang baik antar penyedia jasa akan menjadikan semua serba teratur. Tidak ada kabel bersliweran didepan pelaminan misalnya.
- photographer pre wedding harus memahami susunan acara & hadir sesuai jadwal. Cadangkan waktu untuk mempersiapkan diri & peralatan. Jika lokasi acara tidak kita kenal, photographer pre wedding harus melakukan survey sebelumnya. Pada hari H semua orang sibuk dengan urusan masing-masing, jangan menambah beban mereka.
- fotografer wedding harus berpakaian yang sopan & wajar. Terutama pada acara pernikahan tradisional, sebaiknya tidak memakai sandal, poloshirt / tshirt serta jeans belel. Keluarga pengantin tidak peduli merek sandal yang anda gunakan. Crocs sekalipun, tidak layak berada diruang pesta.
- wedding photographer tidak boleh mengganggu personil lain yang bertugas. Misal : menghalangi pandangan pemandu acara.
Penulis:Ucok P. Harahap
Source Article and Image: http://blog.republikfoto.com/?p=37
Untuk informasi lebih lanjut, silahkan lihat di Fotografer Wedding - Photographer Wedding - Photographer Pre Wedding - Photo Pre Wedding - Foto Pra Wedding - Photo Wedding - Foto Pernikahan - Wedding Fotografer - Wedding Photographer - Pre Wedding Photographer dan Fotografer&Photographer Wedding:Photo Pre Wedding-Foto Pra Wedding Jakarta di 88db.com
Acara pernikahan di mata photographer wedding selalu mempunyai daya tarik tersendiri. Tenang, khidmat, tangis haru, gembira, tertawa, bahagia, semua perasaan bercampur menjadi satu. Momen-monen tersebutlah yang selayaknya diabadikan oleh wedding fotografer.
Momen pernikahan bagi sebagian orang, hari pernikahan adalah hari terpenting dalam hidup mereka yang semestinya diabadikan oleh fotografer wedding. Upacara adat, sesrahan, Ijab Kabul (Muslim) atau Holy Matrimony (Kristen), bertukar cincin, sungkeman, potong kue, lempar bunga, resepsi dan acara-acara lainnya tentu harus ada dalam video pernikahan.
Pada umumnya, pengantin menyewa tenaga wedding photographer professional. Namun, terkadang mereka meminta seorang teman yang dipercaya mampu melakukan fotografer wedding dengan baik. Bila anda yang terpilih, maka mulailah mempersiapkan diri menjadi photographer wedding mulai dari perlengkapan wedding fotografer, proses shooting, komposisi yang tepat, menyeleksi materi video oleh wedding photographer, hingga mengeditnya menjadi video pernikahan yang dinamis yang akan dikenang terus oleh kedua mempelai sampai maut memisahkan.
Prepare Yourself
Untuk membuat dokumentasi photo pre wedding yang baik, persiapan foto pra wedding yang sempurna sangatlah penting sebelum hari “H” pra wedding foto tiba. Anda harus mengetahui secara pasti apa yang akan pre wedding photographer hadapi dalam pre wedding photo. Jadi sebaiknya ikut dalam acara persiapan photo pre wedding, gladi resik pra wedding foto, briefing pre wedding photo, dan dapatkan jadwal acara foto pra wedding setepat mungkin beserta nomor telepon penting dari pihak keluarga.
Anda harus mengenal setiap waktu dan lokasi acara, termasuk kondisi cahaya, dan sudut pengambilan angle gambar. Poin-poin acara dan orang-orang yang hadir juga penting untuk diketahui. Setelah informasi terkumpul, buatlah rencana shooting, dan persiapkan peralatan shooting sesuai dengan rencana diatas. Jangan terlalu banyak membawa peralatan yang nantinya hanya akan membebani.
Perhatikan agar setiap acara direkam dari berbagai sudut pengambilan (perpektif) dan berbagai ukuran shot : Long-Shot (LS), Medium-Shoot (MS), dan Close-Up (CU). Dari banyaknya hasil shooting tersebut, anda akan lebih leluasa mengemas video dokumentasi pernikahan yang apik dan menarik.
Setelah semuanya dipersiapkan maka pre wedding photographer sudah siap untuk mengambil momen pernikahan pada hari “H”. Persiapan yang terakhir adalah usahakan datang dengan berpakaian rapi. Kebanyakan saya melihat banyak videographer yang datang dengan pakaian yang menurut saya kurang pantas. Yang tepat adalah datang berpakaian rapi dan menunjukkan keramahan terhadap keluarga dan kerabat-kerabat kedua mempelai supaya proses shooting dapat berjalan dengan lancar dan tertib. (al)
http://apriel.org
Untuk informasi lebih lanjut, silahkan lihat di Fotografer Wedding ~ Photographer Wedding ~ Wedding Fotografer ~ Wedding Photographer ~ Photo Pre Wedding ~ Pre Wedding Photo ~ Foto Pra Wedding ~ Pra Wedding Foto ~ Pre Wedding Photographer dan Fotografer&Photographer Wedding:Photo Pre Wedding-Foto Pra Wedding Jakarta di 88db.com